Hubungi RRI Sabang

Email: rrisabang@gmail.com
SMS : 0823 6556 9474
Telp : 0652-3324888,0652-3324444
HP : 0823 6556 9464

Audio Streaming


Get the Flash Player to see this player.


Dengarkan di WINAMP

Sekapur Sirih

Pulau Weh Sabang Singgahan Pertama KRI Rigel 933 di wilayah Perairan NKRI

Sabang : Kapal KRI Rigel 933 yang baru diresmikan oleh Mentri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada tanggal 11 Maret 2015 lalu, memiliki kecanggihan yang dilengkapi dengan peralatan scientific (ilmiah), antara lain drone selam  dengan side scan sonar (sonar pemindai samping) yang disebut Autonomous Underwarter Vehicle (AUV) buatan Kongsberg (Norwegia) Untuk melakukan survey di bawah laut baik dalam segi georafi, geologi dan tentang perikanan yang ada diwilayah peraiaran Indonesia.

Selain itu KRI Rigel 933 juga dilengkapi dengan ROV (Remotely Operated Vehicle), robot bawah air yang dilengkapi kamera bawah air, sehingga dapat memberikan informasi visual kondisi di dalam laut, serta mampu mengambil contoh material dari dasar laut sebagai bahan penelitian, dengan kemampuan daya selam pada kedalaman 1000-7000 meter. 

“KRI Rigel merupakan suatu kapal survey yang sangat baru yang dimiliki TNI AL, kapal ini juga kapal yang pertama dibeli dari Perancis, misi tugas pokok KRI Rigel adalah untuk tugas survey seperti geografi, geologi termasuk di dalamnya ada perikanannya juga”, kata Kapten kapal KRI Rigel 933 Letkol Laut (p) Muhammad Wirda Prayogo melalui kepala Departemen Survey Mayor Laut (p) Tomi Ronaldi kepada RRI. Kamis (7/5/2015)

Ditambahkanya, dalam segi persenjataan, KRI 933 juga tidak kalah canggih dengan kapal –kapal perang lainnya, KRI Rigel 933 dibekali persenjataan kanon  Rheinmetall caliber 20 mm pada haluan yang dikendalikan manual dan ada dua pucuk SMB (senapan mesin besar) caliber 12,7 mm pada buritan kapal.

“kita punya alat yang mampu mendeteksi dan mampu mengumpulkan data-data di bawah laut dengan kedalaman mencapai tujuh km, kita juga punya alat yang bisa melihat kedalaman laut” terang Ronaldi.

Seperti diketahui, KRI Rigel 933 sebelum bersandar di dermaga pangkalan TNI angkatan laut Sabang, kapal ini terlebih dahulu singgah di beberapa Negara, seperti Spanyol, Jedah, dan India kemudian menuju ke pulau weh sabang yang juga merupakan pelabuhan pertama di Indonesia yang disinggahi KRI Rigel 933.

Menurut Informasi yang diterima RRI , KRI rigel 933 dijadwalkan Jumat esok akan bertolak ke Mabes TNI AL di Jakarta dan setelah itu, KRI rigel 933 akan melanjutkan tugasnya di wilayah peraian NKRI. Mj
[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Hasil cengkeh Pulau Weh masih bisa ditingkatkan

Sabang : Guna Meningkatkan Jumlah Produksi Cengkeh Dinas Pertanian Kota Sabang melakukan sejumlah upaya, diantaranya pemanfaatan kembali Lahan terlantar. 

Pengembangan Tanaman yang pernah menjadi Primadona di tahun 80 an di Sabang ini, kembali mulai menjadi perhatian Dinas terkait untuk dikembangkan. 

Upaya itu direalisasikan dengan mencari bibit andalan lokal yang telah tahan dengan kondisi alam Sabang. pada tahun 2015 pengembangan ini sudah dialokasikan dana yang bersumber dari APBA.

Alokasi Anggaran ini akan bertahap direalisasikan berupa  kegiatan pola pengembangan parsial dimana masyarakat yang memiliki lahan akan dibagikan bibit cengkeh, dengan syarat penerima bibit akan memanfaatkan dengan benar sehingga dapat menopang kehidupan ekonomi, sementara sumber dana  melalui APBK akan di bagikan sekitar 30 Ribu bibit yang akan di bagikan kepada masyarakat.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kota Sabang Syarbaini. Lebih lanjut di tambahkan pengembangan lahan tanaman cengkeh ini bukan membuka lahan baru namun memberdayakan kembali lahan terlantar, terutama lahan cengkeh yang pernah mati.

"Tahun 2015 cengkeh ada beberapa sumber dari apba berupa kegiatan yang sifatnya pola pengembangan secara parsial, artinya (bibit :red) cengkeh ini akan diberikan untuk mengurangi lahan-lahan terlantar, siapa saja yang punya lahan akan kita berikan dengan catatan akan dimanfaatkan dengan benar sehingga akan menopang kehidupannya," ungkapnya Kamis (7/5/2015).

Ia menekankan di Sabang tidak ada pembukaan lahan baru karena hampir seluruhnya hutan di Sabang merupakan hutan lindung, dan masyarakat dihimbau tidak melakukan perluasan lahan yang merusak area tersebut.

"kita akan kembangkan tanaman yang baru, pada lahan bekas lahan cengkeh yang sudah tidak produktif, dan cara intensifikasi, kita menambah input tehnologi, sehingga dengan luasan area yang sama dapat  meningkatkan produksi" tuturnya. 

Di jelaskan selain mengurangi lahan terlantar dan meningkatkan kembali produksi, program ini juga diharapakan dapat meningkatakan taraf ekonomi masyarakat dan mengurangi pengangguran. 

Disinggung mengenai mutu proses produksi yang mempengaruhi kwalitas, syarbaini mengaui pihaknya sudah mengajukan alat Penyulingan kepada Kementerian terkait dan diharapkan tahun 2016 alat ini dapat dimanfaatkan petani di Sabang.

Saat ini petani cengkeh sudah diberi penyuluhan agar ketika menjemur jangan dilakukan di tempat yang tidak dilalui kendaraan dan tidak terlalu banyak kadar air, karena akan mempengaruhi kualitas. Mahfud/Mj


[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

KRI Rigel 933 Sandar di dermaga Lanal Sabang

Sabang : Kapal Perang buatan Negara Perancis ini tiba di Sabang pada Rabu, 6/72015(kemarin  sore), dan di rencanakan pada Jumat  (8/5/2015) esok, akan kembali berlayar untuk menjaga wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kapal ini baru diluncurkan oleh Mentri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada 11 Maret lalu, adapun kecanggihan dari KRI Rigel 933 ini dilengkapi dengan peralatan scientific (ilmiah), antara lain drone selam  dengan side scan sonar (sonar pemindai samping) yang disebut Autonomous Underwarter Vehicle (AUV) buatan Kongsberg (Norwegia).

Selain itu KRI Rigel 933 juga dilengkapi dengan ROV (Remotely Operated Vehicle), robot bawah air yang dilengkapi kamera bawah air, sehingga dapat memberikan informasi visual kondisi di dalam laut, serta mampu mengambil contoh material dasar laut sebagai bahan penelitian, dengan kemampuan sampai kedalaman 1000 meter. 

Dalam segi persenjataan, Kapal ini juga tidak kalah canggih dengan kapal –kapal perang lainnya, KRI Rigel 933 dibekali persenjataan kanon  Rheinmetall caliber 20 mm pada haluan yang dikendalikan manual dan ada dua pucuk SMB (senapan mesin besar) caliber 12,7 mm pada buritan.

Pantau RRI, tampak sejumlah perwira dan personil TNI AL menyambut kedatangan KRI Rigel 933 ketika hendak sandar di dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sabang, kemarin. Mj
[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Pemko Sabang Terus Pantau Pengunaan Dana Pembangunan Masjid

Sabang : Penyaluran bantuan dana pembangunan masjid dan meunasah di kota Sabang, dalam tiga tahun masa kepemimpinan Walikota Zulkifli H. Adam hingga kini terus bergulir, yang terbagi dari Bantuan masjid 1,8 miliar rupiah dan meunasah 1miliar  670 juta, dari pencairan 70 lebih proposal yang diajukan dalam tahun 2014, dan kini telah membuahkan hasil yang tempak jelas. Hal itu terlihat dengan kemegahan sejumlah masjid dan meunasah di Sabang, terutama sarana dan pra sarana di Masjid.  

Dalam penyaluran tersebut, tentunya pemerintah kota Sabang melakukan sistem secara bertahap, yang mana dana itu akan disalurkan setiap tahunnya, kepada masjid dan meunasah yang mengajukan proposal. Demikian dijelaskan Kepala Bagian Keistimewaan Aceh Sekertariat Daerah Kota Sabang Teuku Zulkifli, Kamis (07/05/15).   

“yang telah berjalan tiga tahun ini nampak jelas hasilnya. Bagai mana kita melihat, itu sarana dan prasarana tampak indah. Tapi kita terus menyalurkan dana tersebut, untuk menyelesaikan yang belum sempurna, karena kan pembangunan ini membutuhkan dana yang tidak sedikit” Ujar Zul.

Penyaluran dana tersebut akan terus berjalan hingga dua tahun ke depan, hingga akhir masa kepemimpinan walikota Zulkifli H. Adam dan Nazarudin. Sementara dalam perjalanan, Pemko Sabang, terus melakukan pantauan dalam penggunaan dana bantuan masjid dan meunasah.  

“pemerintah daerah itu kan ada tim penyalur, sedangkan dana, itu kita transfer melalui BPKKD, setelah cukup persyaratan itu langsung kita transfer ke rekening panitia. Kemudian tim monitoring memeriksa ke lapangan dengan hasil sangat baik” Tambahnya.   

Diharapkan, bila mana masyarakat menandapatkan informasi miring terkait hal penyaluran, maupun pembangunan oleh panitia, untuk dapat mengklarifikasi hal itu kepada pihak pemko, khususnya bagian keistimewaan, agar terhindar dari hal- hal yang tidak diinginkan bersama.Razie/Mj
[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Sabang dilanda Kemarau, Masyarakat diminta tidak bakar lahan di Hutan

Sabang : Musim kemarau yang selama ini sedang melanda di Kota Sabang, berimbas ke berbagai hal, seperti krisis air bersih hingga rawan terhadap terjadinya kebakaran hutan. 

Menurut data prakiraan cuaca yang diterima RRI, Kamis (7/5/2015), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi Bandar Udara Maimun Saleh Kota Sabang, cuaca pada umumnya berawan, suhu udara mencapai 33 derajat celcius, kelembaban maksimum 95 persen dan arah kecepatan angin bertiup ke arah barat daya dan kecepatannya 6-18 km/jam.

Oleh karna itu, Dinas Kehutanan Kota Sabang menghimbau kepada masyarakat yang sedang membuka lahan agar tidak membakarnya sehingga dapat  menimbulkan kebakaran hutan, apalagi banyak ditemukan rumput ilalang yang mengering.

“kita sudah perintahkan personil yang mengamankan hutan dalam hal ini Polhut, untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terutama yang berdomisili di wilayah hutan lindung,  agar tidak membakar lahan yang sedang dibuka oleh masyarakat untuk berkebun” kata Kepala Bidang Kehutanan Zikri kepada RRI. Kamis, (7/5/2015).

Ditambahkannya, meskipun sebagian masyarakat sadar akan bahaya membakar lahan di hutan, namun pihak Dinas Kehutanan tidak henti-hentinya untuk menghimbau kepada masyarakat Sabang agar tidak membakar hutan, karna efeknya dapat merambat ke hutan lindung sehingga sulit untuk dikendali.

“kita hanya bisa menghimbau, agar masyarakat yang mempunyai lahan untuk berkebun agar tidak membakarnya, karna selama ini  juga musim kemarau” himbaunya. 

Jika ada masyarakat yang membuka lahan dan tidak termasuk dalam hutan lindung, pihaknya tidak punya wewenanang untuk melarangnya, karna itu kebun mereka, tapi kalau membuka lahan diwilayah hutan lindung maka akan menindak sesuai aturan hukum yang berlaku.

“walaupun kebun mereka, kami minta agar berhati-hati, jika membakar lahan” pintanya. 

Salama ini wilayah yang menjadi rawan kebakaran hutan, di gunung api Jaboi kecamatan Suka Jaya Sabang, meskipun di wilayah tersebut tidak ada pembukaan lahan dari masyarakat, namun dikhawatirkan pengunjung wisatawan yang sering membuang puntung rokok sehingga menyebabkan kebakaran hutan. Mj



[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

    Request dan Interaksi

    Hai, mau request, kirim salam, kirim puisi, interaksi "hubungi kami di 0652 3324888 / 0823 6556 9474 atau via sms di 0823 6556 9464

    Ikuti dan Dengarkan selalu

    "Hello Sabang"(program bahasa Inggris, setiap hari minngu Pkl. 09.00 - 10 Wib dan "Album Aneuk Naggroe" (program Bahasa Aceh) selasa s.d kamis dan minggu Pkl. 17.00 - 18.00 Wib

    Daftar Crew Sabang

    Hadi Budhi Santoso (Reporter), Razie Arda (Reporter), Mahfud Taheer (Reporter),Jefry A.(Broadcaster), Diah N (Broadcaster), Yana Bahri (Broadcaster),Iren (Broadcaster),, Nadia Ruslan (Broadcaster), Juli Ani (broadcaster), Munjir permana(Technical Support), M.Khoerudin (Umum), verry triyadi (broadcaster/Technical Support), Gunawan (broadcaster)